Berita Terkini

KPU Tabanan menyiapkan 778 TPS jelang Pilkada Tabanan 2015

Menjelang Pilkada Tabanan 2015 KPU Tabanan menyiapkan 778 TPS untuk keseluruhan.  Sesuai Undang-Undang jumlah pemilih per TPS maksimal 800 pemilih sama dengan jumlah pemilih pada waktu Pilpres 2014 kemarin. Ada penambahan sebanyak 10 TPS dari jumlah TPS pada waktu Pilpres kemarin sebesar 768 TPS. Berikut jumlah TPS di masing-masing kecamatan :   1. Kec. Tabanan dari 109 jadi 110   2. Kec. Kerambitan 69 tetap 69   3. Kec. Seltim dari 40 jadi 42   4. Kec. Selemadeg dari 40 jadi 42   5. Kec. Selbar dari 47 tetap 47   6. Kec. Pupuan dari 74 jadi 75   7. Kec. Baturiti dari 89 tetap 89   8. Kec. Penebel dari 103 jadi 105   9. Kec. Marga dari 78 tetap 78 10. Kec. Kediri dari 119 jadi 121 Adapun pertimbangan  penambahan jumlah TPS di beberapa desa lebih mengarah ke kondisi geografis daerah tersebut, disamping memang ada beberapa daerah yang mengalami konflik sehingga tingkat partisipasi pemilih rendah. (Humas)

Rapat Koordinasi Pembahasan Dana Hibah Pilkada 2015 Dengan KPU RI

KPU Kabupaten Kota se-Bali menggelar rapat bersama membahas pengelolaan dana hibah di dalam pelaksanaan pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2015 mendatang.    Rapat berlangsung hari ini di ruang rapat KPU Kabupaten Tabanan Hari Selasa (9/6/2015), yang dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Kade Wiarsa Rakasandi, Anggota KPU Provinsi Bali Ni Putu Ayu Winariati dan Sekretaris KPU Provinsi Bali Arya Gunawan serta hadir seluruh Sekretaris, Komisioner KPU divisi Keuangan, Kasubag Keuangan dan Bendahara dari KPU Kabupaten/Kota se-Bali.    Hadir sebagai narasumber dari KPU RI Kabag Biro Keuangan Pujiastuti.    Dalam sambutan pembukaannya Ketua KPU Provinsi Bali Rakasandi menyampaikan dalam penggunaan anggaran hibah harus disesuaikan dengan mekanisme yang ada sehingga tidak ada kekeliruan dalam pengadministrasiannya. (Humas)

KPU Tabanan Memberikan Bimtek Kepada Pegawai Kesekretariatan Dalam Rangka Pilkada 2015

Sebanyak 37 staf kesekretariatan KPU Tabanan dari pegawai yang paling bawah sampai Sekretaris KPU Tabanan mengikuti Bimtek jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan 2015 yang berlangsung hari ini Minggu (7/6/2015) bertempat di Kantor KPU Tabanan.    Sebagai Narasumber Komisioner KPU secara bergantian memberikan materi. Dimulai dari Ketua KPU Tabanan Luh Darayoni yang menekankan mengenai kesamaan persepsi di lingkungan KPU agar segala bentuk informasi bisa sama dan dapat dipertanggung jawabkan.    Materi berikutnya I Gede Putu Weda Subawa dari Divisi Sosialisasi lebih banyak menekankan Tahapan Pilkada Tabanan dan metode sosialisasi.    I Wayan Sutama dari Divisi Program Data memberikan materi selanjutnya mengenai Pemutahiran Data Pemilih. Untuk Teknis Pencalonan dan Teknis Penyelenggaraan secara umum dibawakan oleh Luh Made Sunadi dari Divisi Teknis Penyelenggaraan.     Selanjutnya materi dibawakan I Ketut Narta dari Divisi Logistik lebih menekankan ke SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan) bagaimana kita dalam bekerja harus sesuai dengan petunjuk dan dapat dipertanggung jawabkan secara benar. Apa yang ditulis itulah yang kita kerjakan demikian Narta dalam pemaparannya.    Pada sesi penutup Sekretaris KPU Tabanan I Made Tampika menekankan kepada seluruh staf agar tugas pokok dan fungsi utama dari pegawai di lingkungan KPU lebih difahami.    Para pegawai harus netral dan independen dan mengedepankan asas-asas yang tertuang dalam Undang-Undang kepemiluan. (Humas)

KPU Kabupaten Kota Gelar Rapat Bersama

KPU Kabupaten Kota menggelar rapat lanjutan menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota serentak yang akan dihelat bersama nanti tanggal 9 Desember 2015.   Rapat kali ini berlangsung pada Hari Kamis (4/6/2015) khusus membahas logistik pemilihan.   Untuk saat ini KPU Kabupaten Tabanan berkesempatan menjadi tuan rumah dimana rapat-rapat sebelumnya sudah digelar di KPU Bangli untuk Program Data, KPU Karangasem untuk Pencalonan, KPU Badung lanjutan membahas juknis pencalonan serta KPU Tabanan hari ini untuk Logistik Pemilihan.   Hadir dari KPU Bali Bapak I Wayan Jondra dari Divisi Logistik dan Ibu Ni Putu Ayu Winariati Divisi Teknis.   Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Tabanan mengatakan tujuan kita menggelar rapat bersama adalah supaya dalam persiapan logistik ada persamaan persepsi antara KPU Kabupaten Kota lainnya karena pelaksanaannya akan dilaksanakan secara serentak.   Lebih jauh beliau berharap agar pelaksanaan pilkada serentak ini dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan harapan kita semua. (Humas)

KPU Tabanan Menggelar Persembahyangan Bersama

KPU Tabanan menggelar persembahyangan bersama dengan seluruh anggota PPK se-Kabupaten Tabanan pada Hari Senen (1 Juni 2015) bertepatan dengan Hari Purnama Sasih Sada.   Ada empat Pura yang dituju dalam persembahyangan hari ini. Dimulai pada pukul 8.30 wita rombongan terlebih dahulu melaksanakan persembahyangan di Kantor KPU Tabanan.    Pura Luhur Tanah Lot merupakan tujuan pertama. Rombongan tiba disana pukul 10.00 wita.    Sehabis sembahyang di Pura Luhur Tanah Lot dilanjutkan menuju ke Pura Pusar Tasik yang berlokasi di Jantung Kota Tabanan. Pada pukul 11.15 menit rombongan bergerak menuju Pura Luhur Batu Karu.   Sesampai di Pura Luhur Batu Karu hujanpun turun dengan deras, namun tidak mengurangi rasa khusuk persembahyangan.   Sehabis sembahyang di Batu Karu rombongan beristirahat sejenak untuk menikmati santap siang. Sekitar pukul 14.30 rombongan bergerak menuju Pura Sri Jong yang berlokasi di Selemadeg Barat yang merupakan pura terakhir.   Bertepatan dengan berakhirnya persembahyangan di Pura Sri Jong, rombongan kembali di guyur hujan.    Sebelum bubar rombongan beristirahat sejenak di wantilan jabe Pura Sri Jong sambil menikmati snak yang telah disediakan.    Tujuan persembahyangan bersama ini agar di dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Tahun 2015 dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan kita semua. (Humas)

Amankan Pleno KPU, Polisi Tabanan Kenakan Pakaian Adat

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Personel Kepolisian dari Polres Tabanan sengaja mengenakan pakaian adat khas Bali saat mengamankan pleno KPU Tabanan, Minggu (20/4/2014).   Selain kepolisian, aparat TNI juga mengenakan pakaian yang sama. Bahkan lengkap dengan udeng di kepala. Semua tamu undangan maupun peserta pleno di Gedung Maria Tabanan juga mengenakan pakaian yang sama. Ta terkecuali awak media juga diwajibkan mengenakan pakaian adat. "Jadi dari awal kami menginginkan agar rekapitulasi suara ini dibuat suasananya dengan kearifan lokal," kata Kapolres Tabanan AKBP Dekananto kepada Tribun Bali, Minggu (20/4/2014).   Oleh karena itu, semua personel yang dikerahkannya memakai pakaian adat madya.(*)